Pembentukan Karakter dan Pendidikan sebagai Urgensi Dunia

Pendidikan nampaknya menjadi isu yang belum terselesaikan sampai sekarang. Banyak orang yang berhasil dalam mencapai tujuan pendidikan mereka namun beberapa ada yang kurang mengimplementasikannya. Bahkan agaknya orang yang berpendidikan tidak terlalu memadukannya dengan perilaku yang baik. Inilah sebabnya pentingnya kolaborasi antara akhlak dan pendidikan yang sama-sama tinggi, karena akan berpengaruh terhadap kemajuan dunia.

Akhlak atau karakter merupakan penggambaran dari diri seseorang yang bisa dikatakan sebagai perbuatan. Perbuatan seperti ini berperan penting karena berkaitan dengan hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Dengan baiknya akhlak seseorang, maka kita akan dipandang baik dan disegani oleh orang lain. Diantara semua aspek, tentulah akhlak yang harus diutamakan.

Bagaimana dengan pendidikan? Tentu saja pendidikan juga penting. Namun, posisinya jauh lebih penting akhlak. Apabila seseorang memiliki nilai pendidikan yang lebih tinggi daripada akhlak yang baik, maka seseorang tersebut bisa dipandang secara rendah, terlepas dari tingginya ilmu yang ia miliki. Bagaimanapun juga, akan lebih bagus apabila seseorang memiliki akhlak dan ilmu yang tinggi secara seimbang. Akhlak berperan dalam sikap yang harus ditunjukkan dalam hubungan sosial atau timbal balik antar sesama, dan ilmu berperan dalam mendorong karier yang seseorang kuasai. Kedua aspek ini harus berjalan dengan seimbang karena akan berdampak besar bagi kehidupan bermasyarakat, termasuk di dunia pekerjaan. Bayangkan saja, pekerjaan tanpa ilmu tidak akan berjalan dengan baik. Bekerja tanpa etika, maka akan membuat suasana pekerjaan menjadi tidak nyaman. Jadi, itulah mengapa keduanya harus seimbang karena keduanya saling berkaitan. 

Lalu, apa hubungannya dengan urgensi dunia? Kita semua adalah warga yang tinggal di dunia ini. Jika semua warga dunia memiliki akhlak dan pendidikan yang baik, maka tujuan yang dicita-citakan akan mudah terwujud. Mau kita bekerja di bidang manapun, rasanya akan lebih nyaman apabila kita memiliki akhlak baik dan ilmu yang tinggi. Mari kita coba ambil contoh dari seorang pejabat negara. Apabila pejabat negara memiliki akhlak yang bagus serta ilmu yang tinggi, maka mereka tidak akan menyalahgunakan jabatannya dan melakukan pekerjaannya dengan jujur. Tidak hanya itu, seorang pejabat negara yang cerdas akan menerapkan ilmu yang sudah ia pelajari di dalam pekerjaannya dengan mekanisme yang benar. 

Kesimpulannya, penulis menekankan seluruh warga negara yang ada di dunia ini untuk terus memajukan pendidikan karakter dan pendidikan ilmu pengetahuan agar tujuan dan harapan yang menjadi cita-cita dapat tercapai. Yang terpenting, jangan sampai kita melupakan ilmu agama karena ilmu agama merupakan pondasi dari segala ilmu yang ada.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Revolusi Industri yang Memengaruhi Iklim

Selalu Melihat Dua Sisi di Setiap Permasalahan

Menghadapi Perasaan Benci dengan Bersikap Realistis dan Berpikiran Terbuka